Sayang …
Sesungguhnnya aku sangat tidak bisa melupakanmu
Bayanganmu selalu menari-nari di pelupuk mataku
Canda tawamu mengalir renyah menjadi nadiku
Sayang ….
Aku sangat merindukan belaian lentik jemarimu
Apakah kau juga merindukan dekapan hangatku
Sayang …
Kau boleh kuras semua tubuh,keringat serta hartaku
Tapi aku benci cacianmu
Apa perlu kusumpal mulutmu
Dengan segala serapah dari bibirku
Sayang …
Kembalilah ke pelukanku
Sungguh aku tak kuasa menanggungnya
Aku sangat mencintaimu
love you Perempuan Bangsat
_______
Sudut Jakarta
Lelaki Biadab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar